Rabu, 11 Oktober 2017

NITRAZEPAM

NITRAZEPAM
                     

Nama sistematis (IUPAC)
7-nitro-5-fenil-1H-benzo[e][1,4]diazepin-2(3H)-on
Penggunaan medis

Nitrazepam adalah obat yang termasuk ke dalam psikotropika golongan IV. Nirazepam merupakan salah satu obat yang berfungsi untuk mengatasi masalah tidur atau insomnia. Selain digunakan untuk mengatasi masalah tidur dan insomnia nitrazepam juga digunakan untuk mengobati berbagai jenis kejang-kejang. Nitrazepam juga dapat digolongkan sebagai obat tidur kelas benzodiazepin.  Nitrazepam dapat terkandung dalam obat seperti dumolid, mogadon dan obat lainnya.


Mekanisme Kerja
                                               
Mekanisme kerja Nitrazepam merupakan potensiasi inhibisi neuron yang menggunakan GABA sebagai mediatornya. GABA (gamma-aminobutyric acid) merupakan inhibitor utama neurotransmiter di susunan saraf pusat (SSP), melalui neuron-neuron modulasi GABA energik. Reseptor nitrazepam berikatan dengan reseptor subtipe GABA. Berikatan dengan reseptor agonis menyebabkan masuknya ion klorida dalam sel, yang menyebabakan hiperpolarisasi dari membran postsinpatik, dimana dapat membuat neuron ini resisten terhadap rangsangan. Dengan cara demikian transmisi GABA-ergik(gaba-aminobutyric acid) meningkat. GABA  adalah suatu senyawa kimia penghambat utama di otak yang menyebabkan rasa kantuk dan mengontrol kecemasan. Nitrazepam bekerja dengan meningkatkan aktivitas GABA, sehingga  mengurangi fungsi otak pada area tertentu. Dimana menimbulkan rasa  kantuk, menghilangka rasa cemas, dan membuat otot relaksasi. Nitrazepam biasanya digunakan untuk mengobati insomnia. Nitrazepam mengurangi waktu terjaga sebelum tidur dan terbangun di malam hari,  juga meningkatkan panjangnnya waktu tidur.  Obat ini memfasilitasi efek inhibitor dari GABA.
Sintesis Nitrazepam
  
Reaksi antara 2-amino-5-nitrobenzofenon (1) dengan bromoasetil bromida membentuk amida 2. Penutupan cincin oleh amonia menghasilkan nitrazepam (3). Nitrazepam dapat dihasilkan dari diazepinon (4) yang dinitrasi di posisi C7 dengan kalium nitrat dalam asam sulfat.

Efek samping yang umum
Antara lain depresi sistem saraf pusat, seperti rasa kantuk, pusing, depresi, kelelahan, ataksia, sakit kepala, vertigo, gangguan memori, dan gangguan fungsi motorik. Mimpi buruk dan insomnia pantulan juga dilaporkan terjadi.
Nitrazepam merupakan benzodiazepin kerja panjang dengan waktu paruh 15-38 jam (rata-rata waktu paruh 26 jam). Efek pening setelah pemberian nitrazepam di malam hari dapat terjadi keesokan harinya, sehingga dapat mengganggu kemampuan mengemudi dengan aman dan meningkatkan risiko jatuh dan patah tulang pinggul.

Efek samping yang jarang terjadi

Antara lain hipotensi,pingsan, palpitasi, ruam atau pruritus, gangguan pencernaan, dan perubahan libido. Efek samping yang sangat jarang terjadi antara lain reaksi paradoks, seperti, kegembiraan, stimulasi, halusinasi, hiperaktif, dan insomnia. Telah dilaporkan juga nitrazepam memiliki efek samping depresi, disorientasi, sedasi, amnesia retrograd, sakit kepala, hipotermia, dan delirium tremens. Toksisitas hati yang parah juga dilaporkan telah terjadi.

Interaksi

Nitrazepam dapat berinteraksi dengan antibiotik eritromisin yang merupakan inhibitor kuat CYP3A4, yang mempengaruhi waktu untuk mencapai konsentrasi puncak. Interaksi ini tidak diyakini penting secara klinis. Namun, kecemasan, tremor, dan depresi telah dilaporkan pada kasus pemberian nitrazepam dan triazolam. Setelah pemberian eritromisin untuk pasien yang mendapat nitrazepam, terjadi halusinasi dan sensasi tubuh abnormal. Pemberian bersamaan benzodiazepin dan eritromisin dapat menyebabkan gejala psikotik, terutama pada pasien dengan komplikasi.  Kontrasepsi oral dan probenesid dapat mengurangi klirens nitrazepam sehingga menyebabkan peningkatan kadar nitrazepam dalam plasma. Sedangkan rifampisin meningkatkan klirens nitrazepam secara signifikan. Simetidin memperlambat laju eliminasi dari nitrazepam, sehingga menyebabkan peningkatan risiko akumulasi. Konsumsi alkohol bersamaan dengan nitrazepam dapat menyebabkan peningkatan efek hipotensi dari kedua senyawa. Benzodiazepin dapat menghambat glukuronidasi dari morfin, yang mengakibatkan peningkatan kadar morfin pada tikus percobaan.

Farmakokinetik

Sebagian besar dari nitrazepam terikat pada protein plasma. Obat kelas benzodiazepin merupakan obat yang larut dalam lemak dan dapat terserap di otak dengan baik. Waktu yang diperlukan nitrazepam untuk mencapai konsentrasi puncak pada plasma setelah pemberian oral adalah sekitar 2 jam (0,5-5 jam). Waktu paruh nitrazepam antara 16,5 hingga 48,3 jam. Pada pemuda, nitrazepam memiliki waktu paruh sekitar 29 jam. Sedangkan pada lansia, waktu paruhnya sekitar 40 jam. Pada dosis rendah (5 mg) dan dosis tinggi (10 mg) nitrazepam dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan pada manusia secara signifikan.
Waktu paruh Nitrazepam dalam cairan serebrospinal adalah 68 jam. Hal ini menunjukkan bahwa nitrazepam dieliminasi secara lambat dari cairan serebrospinal. Konsumsi obat bersamaan dengan makanan tidak berpengaruh terhadap absorbsi nitrazepam atau terhadap bioavailabilitas. Oleh karena itu, nitrazepam dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.
Daftar Pustaka
Tanu, I. 2008. Farmakologi dan Terapi Edisi 5. Balai Penerbit FKUI. Jakarta


Diskusikan!
1. Nitrazepam dapat menyebabkan ketergantungan apabila digunakan dengan cara   
    dan dosis yang tidak tepat, bgaimana cara pemberian dan dosis yang baik untuk  
    nitrazepam?
2.Apa yang membedakan antara benzodiazepin dengan nitrazepam dilihat dari   
    struktur kimianya?
3.Apakah Nitrazepam mengalami metabolisme? Jelaskan!
4.Selain nitrazepam, sebutkan mekaisme kerja dari turunan benzodiazepin yang lain?
5.Jelaskan hubungan antara struktur dan aktifitas pada turunan benzodiazepin
   khususnya nitrazepam?

5 komentar:

  1. Pada pertanyaan nomor 3, sebagaimana kebanyakan obat pada umumnya, Nitrazepam juga akan mengalami metabolisme, dimana nitrazepam akan dimetabolisme di hati melalui jalur oksidatif sehingga menjadi lebih polar agar bisa dieksresikan melaluin ginjal berupa urin, hal ini dikarenakan nitrazepam bersifat dapat bekerja panjang dan bersifat lipofil, sehingga perlu dimetabolisme menjadi lebih polar agar dapat dieksresikan.

    BalasHapus
  2. no 1. dosis 5-10 mg sebelum tidur; LANSIA (atau debil) 2,5-5 mg; ANAK tidak dianjurkan

    BalasHapus
  3. Menurut artikel yang saya baca mengenai dosis nitrazepam untuk anak-anak yaitu pengobatan Kejang infantil. Anak dan Bayi: 125 mcg/kg; secara bertahap meningkat menjadi 250-500 mcg/kg.

    BalasHapus
  4. untuk pertanyaan nomor 4. turunan benzodiazepin yang lain contohnya adalag alprazolam dan mekanismenya berikatan dengan reseptor benzodiasepin pada saraf post sinap GABA di beberapa tempat di SSP, termasuk sistem limbik dan formattio retikuler. Peningkatan efek inhibisi GABA menimbulkan peningkatan permiabilitas terhadap ion klorida yang menyebabkan terjadinya hiperpolarisasi dan stabilisasi.

    BalasHapus
  5. I've checked sites offering mogadon online and found mogadon online they have great rates and customer service. They helped me choose the medicines that's right for me. Order placed and I got my product in 2days, really happy !

    BalasHapus